Pamekasan, sigap88news.com – Tak kunjung diperbaiki jalan poros di Desa Tagangser Laok 1000 meter ke timur dari simpang tiga ponjenan, hingga ke simpang tiga waru Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, pengendara bermotor harus hati – hati, dan ironisnya pemerintah provinsi kurang memperhatikan jalan tersebut, sehingga warga setempat memberikan rambu – rambu dengan menambalnya dengan tumpukan puing tanah di sepanjang arus, Sabtu (18/02/2023).

Jalan tersebut adalah jalan akses yang dapat mempermudah bagi Masyarakat Utara untuk ke Selatan yakni ke Kota Pamekasan namun hingga saat ini sangat disayangkan oleh pengendara karena sudah terlalu lama belum ada respon maupun perbaikan sama sekali dari Pemerintah Kabupaten atau Provinsi.
Sadiman wara pengguna jalan mengatakan, saat melintas di jalan tersebut “ini sudah lama yang rusak dan ini bertambah parah lubangnya sehingga bila hujan lubangnya tergenang air, disitu membuat pengendara roda dua bisa jatuh” terangnya.

Akibat tak kunjung diperbaiki jalan tersebut makanya di kasih tumpukan puing tanah sebagai rambu – rambu supaya pengendara berhati hati.
Dalam hal tersebut, diharapkan pemerintah kabupaten pamekasan untuk mengusulkan jalan poros yang ada di Desa Tagangser laok kepada Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten Pamekasan supaya memberikan kebijakan untuk memperbaiki jalan ini dan membuat para pengguna jalan bisa nyaman saat melintas.
“Jangan selalu membangun jalan yang sudah bagus menjadi lebih bagus bahkan seharusnya dimulai dari yang tidak bagus menjadi bagus sehingga lebih bagus “ kata Junaidi saat dimintai keterangannya di tempat tersebut.
” Banyak mas jalan yang masih layak itu digarap kembali seperti yang ada di Desa Tampojung Kecamatan Waru itu masih layak dan itu hanya 2 tahun lho yang diperbaiki “ terangnya.
Tempat yang sama Mustofa mengemukakan, ” seharusnya pemerintah lebih mendahulukan yang tak layak menjadi layak. Ya.. Seperti di jalan poros di Desa Waru Barat itu itu sudah lama tak ada perbaikan”. Terang. (Lal/Mii)