Tuban, sigap88news.com || Jika Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kecamatan Bangilan bersinergi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam distribusi pertanian di Kabupaten Tuban akan menjadikan sebuah kekuatan besar menyejahterakan masyarakat didesanya.

Konsep ini ditawarkan oleh Kepala Desa Banjar rowo saat dikonfirmasi Wartawan sigap88news.com .terkait Dana PUAB didesa Banjarrowo yang diduga Raib .
Hal itu dibantah oleh Kepala Desa Bajarrowo ,pihaknya sengaja mengalihkan Dana PUAB ke Bumdes demi untuk menyelamatkan Dana Puab yang tersisa ,alhamdulilah dengan tersisanya dana tersebut pihak Bumdes Desa Banjarrowo terbukti bisa mengembangkan dan petani sangat sejahtera.”Ucap Syaiful Kepala Desa Banjarrowo.

Jika BUMDES bergabung dengan Gapoktan tidak hanya mempersempit ruang gerak para petani untuk memasarkankan hasil pertaniannya, justru juga mempermudah untuk kebutuhan para petani sendiri.
Seperti kebutuhan pupuk obat obatan pertanian,pihaknya siap mengkordinasikan kepihak Dinas pertanian yang terkait.
“artinya pihak Bumdes, kalau mereka bersatu dengan keberagaman kegiatan ekonomi yang sangat besar. Jika Gapoktan dan Bumdes bersinergi akan jadi kekuatan lebih besar lagi di dunia pertanian,” kata Kepala Desa Banjarrowo Syaiful.
Lewat sinergisitas ini ada pembagian peran dengan tujuan yang sama, Gapoktan akan fokus pada kualitas produksi hasil bumi, sementara Bumdes yang akan memasarkan.
“Tidak semua petani memiliki keahlian memasarkan hasil bumi, sementara Bumdes kan banyak anak muda berpikiran maju yang akan membantu pemasaran hasil bumi,” ujar Kepala Desa Banjarrowo.
Secara umum, Syaiful melihat Bumdes di banyak daerah dalam kondisi hidup enggan mati tak mau. Ada juga yang menyebut produk lama namun kemasan baru.
Diluar sebutan itu, Kepala Desa Banjarrowo melihat posisi Bumdes sangat potensial, apalagi disupport dari Kementerian Desa melalui Dana Desa dan Pemerintah Daerah dari Alokasi Dana Desa.
“Bumdes sangat potensial menggeliatkan potensi perekonomian lokal, selama ini banyak yang acuh tak acuh ke Bumdes tapi butuh,” katanya.
Bumdes tidak hanya bisa mengelola desa wisata , namun juga beragam kegiatan perekonomian yang lain. Sinergitas Bumdes dengan Gapoktan akan semakin memperkuat gerak lembaga masyarakat desa ini.”Pungkas Syaiful.(yuk/tris)